ARM big.LITTLE adalah arsitektur komputasi heterogen yang dikembangkan oleh Arm Holdings dengan menggabungkan core prosesor yang hemat baterai serta lambat dengan core yang jauh lebih bertenaga namun boros daya. Tujuan utama dari pengembangan teknologi ini adalah menciptakan prosesor multi-core yang mampu beradaptasi secara dinamis terhadap kebutuhan komputasi sekaligus menghemat penggunaan daya.
Dalam materi pemasarannya, Arm mengklaim bahwa arsitektur ini mampu memberikan penghematan penggunaan daya hingga 75 persen untuk aktivitas tertentu. Umumnya, konfigurasi big.LITTLE diaplikasikan untuk merancang sebuah sistem multi-prosesor pada chip atau yang biasa dikenal sebagai multi-processor system-on-chip.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeArsitektur ini pertama kali diumumkan pada Oktober 2011 bersamaan dengan kehadiran core Cortex-A7 yang dirancang agar kompatibel secara arsitektural dengan Cortex-A15. Perkembangan selanjutnya ditandai dengan peluncuran core Cortex-A53 dan Cortex-A57 pada tahun 2012, yang kembali memperluas opsi kombinasi dalam satu chip terintegrasi.
Dari segi efisiensi, ketika sebuah CPU berkinerja tinggi berada dalam kondisi siaga pada kecepatan rendah, sebuah core dengan tingkat kebocoran arus yang lebih kecil dapat menjalankan tugas serupa. Melalui pendekatan ini, arsitektur big.LITTLE mampu mengoptimalkan performa kecepatan sekaligus efisiensi daya dalam satu sistem yang sama.
Praktik implementasinya sendiri memiliki berbagai model pengaturan core, mulai dari model klaster sederhana, migrasi CPU via in-kernel switcher, hingga penggunaan heterogenous multi-processing. Model terakhir memungkinkan seluruh core fisik aktif secara bersamaan untuk mengalokasikan tugas berat maupun ringan secara lebih optimal.
Sebagai penerus dari teknologi ini, Arm kemudian mengumumkan DynamIQ pada Mei 2017 yang menawarkan fleksibilitas serta skalabilitas lebih tinggi dalam perancangan prosesor modern. Meskipun demikian, konsep dasar big.LITTLE tetap menjadi landasan penting dalam evolusi efisiensi energi pada perangkat seluler saat ini.