Dituduh Lakukan Penganiayaan, Blake The Ultimatum Mengaku Masih Kontak Hayley
Pasangan reality show The Ultimatum musim ke-4, Blake Robertson dan Hayley Hendrich, kembali menyedot perhatian publik setelah diterpa isu penganiayaan. Dugaan insiden pertengkaran fisik tersebut mencuat ke publik pascatayangnya reuni program Netflix tersebut.
Dalam wawancara terpisah, Hayley menyebut pertengkaran bermula saat Blake pulang dalam keadaan mabuk usai bepergian. Namun, Blake membantah tuduhan melakukan kekerasan dan menegaskan aksinya semata-mata bentuk pembelaan diri untuk menenangkan situasi.
"Main tangan ke seseorang adalah hal yang sama sekali tidak saya anggap sepele," ujar Blake dalam wawancaranya bersama Page Six.
Blake menjelaskan bahwa ia merasa dijebak karena Hayley merekam argumen mereka secara diam-diam. Menurutnya, tindakan memegang tangan Hayley dilakukan hanya untuk membawanya ke mobil rekan sang mantan demi meredakan suasana.
Ia juga heran dengan ramainya tuduhan tersebut lantaran keduanya masih menjalin komunikasi. "Hayley dan saya masih saling berbicara di telepon dan semuanya baik-baik saja. Jika ini pengalaman yang sangat buruk, mengapa dia masih berhubungan dengan saya?" tuturnya.
Pengacara Blake mengonfirmasi kepada TMZ bahwa kasus hukum yang melibatkan kliennya telah resmi dihentikan oleh jaksa penuntut umum dan seluruh catatan kepolisian telah dihapus.
Artikel Lainnya
Seorang penggemar pria dari grup K-Pop generasi ke-5, CLASS:y, mendadak viral di media sosial setelah menunjukkan aksi y...
Martin, anggota boy group K-Pop generasi ke-5 CORTIS, mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial setelah video in...
Penggemar BTS di seluruh dunia mengecam keras tindakan seorang staf HYBE bernama Nicole yang terlihat melakukan kontak f...
Aktris muda keturunan Korea-Amerika, Kaylee Hottle, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Maryland, Ame...
Boy group pendatang baru CORTIS menuai gelombang kritik dari para penggemar dan warganet setelah mengeluhkan kurangnya a...