Sebagaimana diwartakan oleh Cadena SER, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez baru-baru ini berbicara secara terbuka mengenai lokasi penyelenggaraan partai puncak Piala Dunia 2030. Dalam wawancara eksklusif bersama Aimar Bretos di program radio "Hoy por hoy", Sanchez menegaskan bahwa pemerintahannya akan berupaya sekuat tenaga agar laga final turnamen akbar tersebut dapat dihelat di Spanyol.
Kepala Pemerintahan Spanyol tersebut dengan tegas menyatakan "ya va siendo hora de que España gane un Mundial en casa" atau sudah saatnya bagi Spanyol untuk memenangkan gelar Piala Dunia di hadapan pendukungnya sendiri. Ambisi ini muncul setelah La Roja sukses menorehkan prestasi gemilang dengan merengkuh trofi juara dunia di Afrika Selatan pada 2010 serta kemenangan luar biasa di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada musim panas lalu.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeMengutip laporan media, wacana mengenai lokasi final Piala Dunia 2030 sempat memanas setelah surat kabar Inggris The Times melaporkan adanya potensi penunjukan Maroko oleh FIFA sebagai tuan rumah laga final. Kabar tersebut sempat memicu kekhawatiran di kalangan pendukung RFEF yang berharap stadion legendaris Santiago Bernabéu di Madrid bisa menjadi panggung utama perebutan trofi bergengsi tersebut.
Meski demikian, pihak RFEF dan federasi sepak bola Maroko sejauh ini telah menepis atau menyatakan ketidaktahuan atas klaim penawaran eksklusif tersebut. Menanggapi situasi ini, Pedro Sanchez memastikan bahwa pihak eksekutif Spanyol tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan diplomasi serta lobi agar mimpi jutaan warga Spanyol dapat terwujud di kandang sendiri.