Luis de la Fuente adalah pelatih profesional sepak bola asal Spanyol yang kini sukses memimpin tim nasional senior negaranya meraih berbagai prestasi gemilang. Lahir di Haro La Rioja pada 21 Juni 1961 ia mengawali perjalanan di dunia si kulit bulat sebagai seorang pemain berposisi bek kiri.
Karier bermainnya di level klub dihiasi dengan catatan 254 penampilan di La Liga bersama Athletic Bilbao dan Sevilla serta merengkuh dua gelar juara liga domestik. Setelah gantung sepatu ia meniti jalur kepelatihan dengan menangani tim kelompok usia muda Spanyol hingga akhirnya dipercaya menakhodai tim senior.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSentuhan tangan dinginnya terbukti ampuh ketika ia sukses membawa La Furia Roja menjuarai UEFA Nations League Euro 2024 dan puncaknya trofi Piala Dunia 2026. Keberhasilan tersebut membuatnya tercatat dalam sejarah sebagai pelatih pertama yang mampu mengawinkan tiga gelar mayor internasional tersebut.
Filosofi kepelatihannya banyak dipengaruhi oleh pengalamannya menangani pemain muda di tim junior yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kepercayaan. Pendekatan taktik yang disiplin serta pemahaman mendalam tentang karakter pemain menjadi kunci utama konsistensi performa tim asuhannya.
Perjalanan Karier dan Rekor Cemerlang Luis de la Fuente
Perjalanan kepelatihan Luis de la Fuente dimulai dari level akademi dan klub lokal sebelum resmi bergabung dengan federasi sepak bola Spanyol RFEF pada tahun 2013. Ia sukses mengantar timnas U-19 menjuarai Piala Eropa 2015 dan mengulanginya bersama tim U-21 pada ajang Piala Eropa 2019.
Prestasi gemilangnya berlanjut saat mempersembahkan medali perak bagi tim Olimpiade Spanyol pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar tertunda akibat pandemi. Reputasi mentereng di level junior inilah yang membuka jalan baginya untuk menggantikan posisi pelatih kepala tim senior pada akhir tahun 2022.
Di bawah kepemimpinannya tim nasional Spanyol mencatatkan rekor luar biasa sebagai tim dengan catatan pertandingan tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional. Strategi penguasaan bola yang efektif dipadukan dengan efektivitas lini serang membuat Spanyol ditakuti oleh setiap lawannya di berbagai kompetisi.
Rekor demi rekor terus dipecahkan termasuk mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia dan menobatkannya sebagai pelatih tertua yang merengkuh trofi Piala Dunia. Dedikasi serta konsistensi kerjanya menjadikan sosoknya sangat dihormati baik oleh para pemain maupun pencinta sepak bola dunia.