Daftar pelatih juara UEFA Super Cup menunjukkan dominasi juru taktik asal Italia yang paling sukses dalam sejarah kompetisi tahunan tersebut dengan mengamankan total 12 gelar juara. Ajang yang mempertemukan juara UEFA Champions League dan UEFA Europa League ini telah melahirkan banyak manajer legendaris sejak pertama kali diselenggarakan.
Pelatih asal Italia Carlo Ancelotti mencatatkan rekor luar biasa sebagai manajer dengan trofi terbanyak setelah meraihnya sebanyak lima kali bersama AC Milan pada tahun 2003 dan 2007 serta Real Madrid pada tahun 2014, 2022, dan 2024. Konsistensi prestasi tersebut menempatkan Ancelotti di jajaran elit juru taktik paling disegani di kancah sepak bola Eropa.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSelain Ancelotti, Pep Guardiola turut menorehkan tinta emas sebagai satu-satunya manajer yang mampu merengkuh trofi UEFA Super Cup dengan tiga klub berbeda yaitu Barcelona pada tahun 2009 dan 2012, Bayern Munich pada tahun 2013, serta Manchester City pada tahun 2023.
Perkembangan format kompetisi UEFA Super Cup sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan signifikan sejak pertama kali digulirkan, termasuk peralihan dari sistem dua leg menjadi pertandingan tunggal di tempat netral sejak tahun 1998 yang kini semakin menarik disaksikan.
Sejarah Singkat dan Transformasi Format Pertandingan
Sejarah UEFA Super Cup yang sebelumnya bernama European Super Cup sebelum tahun 1995 mempertemukan juara Liga Champions dan European Cup Winners Cup hingga kompetisi tersebut akhirnya ditiadakan pada tahun 1999.
Sejak saat itu, juara UEFA Cup mengambil alih tempat tersebut dengan klub asal Turki Galatasaray tercatat sebagai tim pemenang UEFA Cup pertama yang tampil di ajang bergengsi ini pada tahun 2000.
Format pertandingan juga bergeser menjadi laga tunggal di tempat netral seperti di Stade Louis II Monaco sebelum akhirnya berotasi ke berbagai stadion berbeda di seluruh penjuru benua Eropa setiap tahunnya.
Pertandingan final tunggal pertama di Monaco kala itu langsung menghadirkan kesuksesan bagi Chelsea yang dipimpin oleh manajer asal Italia Gianluca Vialli dalam merengkuh trofi juara.