Unai Emery tercatat sebagai salah satu pelatih sepak bola paling disegani di dunia berkat pencapaian luar biasa dalam kompetisi benua Eropa. Pelatih asal Spanyol yang kini menukangi klub Premier League, Aston Villa, ini memegang rekor sebagai manajer dengan koleksi gelar juara Liga Europa terbanyak sepanjang sejarah, yakni lima trofi.
Karier kepelatihan pria kelahiran 3 November 1971 ini dimulai setelah ia memutuskan gantung sepatu sebagai pemain profesional pada 2004. Ia mengawali kiprah di pinggir lapangan bersama Lorca Deportiva, di mana ia langsung sukses membawa tim tersebut promosi ke Segunda División pada musim pertamanya.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeNama Emery semakin melambung saat menukangi Sevilla. Di klub tersebut, ia mencatatkan sejarah dengan meraih tiga gelar juara Liga Europa secara beruntun. Keberhasilan ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu juru taktik terbaik yang pernah ada di dunia sepak bola modern.
Setelah malang melintang di berbagai liga top Eropa termasuk Paris Saint-Germain dan Arsenal, Emery kini fokus membawa Aston Villa bersaing di level tertinggi. Prestasi terbarunya adalah keberhasilannya meraih gelar Liga Europa kelima sepanjang kariernya pada tahun 2026, yang kian menyempurnakan portofolionya.
Rekam Jejak Emery di Berbagai Klub Eropa
Selain karier kepelatihan, Emery juga memiliki ikatan kuat dengan dunia sepak bola melalui keluarganya. Ia berasal dari keluarga pesepak bola, di mana ayah dan kakeknya dulunya merupakan seorang penjaga gawang, sementara kepemilikan saham di klub Real Unión kini dipegang oleh keluarganya sendiri.
Perjalanan karier Unai Emery mencakup pengalaman di berbagai liga besar Eropa dengan tantangan yang berbeda-beda. Setelah sukses di Spanyol, ia sempat menjajal liga Rusia bersama Spartak Moscow sebelum akhirnya pindah ke Prancis untuk melatih raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain.
Di Paris Saint-Germain, Emery berhasil mempersembahkan berbagai trofi domestik, termasuk gelar juara Ligue 1 dan trofi domestik lainnya. Pengalamannya di Prancis memperkaya strategi kepelatihannya sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Inggris untuk menangani Arsenal sebagai suksesor Arsene Wenger.
Usai masa baktinya di London, ia kembali ke Spanyol untuk menukangi Villarreal. Di bawah asuhannya, Villarreal tidak hanya memenangkan Liga Europa pada musim pertamanya, tetapi juga tampil impresif hingga menembus babak semifinal Liga Champions pada musim berikutnya.