Oliver Glasner resmi mengemban tugas baru sebagai pelatih kepala klub Liga Inggris Nottingham Forest pada Juli 2026. Penunjukan ini menandai babak baru dalam karier manajerial juru taktik asal Austria tersebut setelah malang melintang menangani sejumlah klub top Eropa.
Lahir di Salzburg pada 28 Agustus 1974, Glasner menghabiskan sebagian besar karier bermain profesionalnya sebagai seorang bek di klub Austria SV Ried. Ia mencatatkan lebih dari 500 penampilan liga selama 16 tahun kariernya sebelum akhirnya pensiun dini pada tahun 2011 atas saran medis akibat cedera kepala serius.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeTransisi dari pemain ke dunia kepelatihan dimulai ketika ia bekerja sebagai asisten manajer di Red Bull Salzburg dan kemudian menukangi SV Ried serta LASK. Di bawah tangan dinginnya, LASK berhasil promosi ke kasta tertinggi Liga Austria dan tampil impresif di kompetisi antarklub Eropa.
Reputasi Glasner semakin bersinar ketika ia melatih di Bundesliga Jerman bersama VfL Wolfsburg dan Eintracht Frankfurt. Puncak kesuksesannya di Jerman terjadi saat ia sukses membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa pada musim 2021-2022 serta lolos ke fase gugur Liga Champions.
Perjalanan Karier Cemerlang dan Daftar Trofi Oliver Glasner
Sebelum berlabuh di Nottingham Forest, pelatih berusia 51 tahun ini sempat menukangi Crystal Palace dari tahun 2024 hingga 2026. Selama berada di Selhurst Park, ia berhasil mempersembahkan gelar Piala FA dan UEFA Conference League sebelum memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Karier manajerial Oliver Glasner dihiasi dengan berbagai pencapaian gemilang yang membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pelatih top di kancah sepak bola modern. Ia dikenal mampu membangun tim dengan karakter permainan yang disiplin dan agresif.
Bersama Eintracht Frankfurt, Glasner mencatatkan sejarah dengan mempersembahkan trofi Liga Europa melalui drama adu penalti melawan Rangers pada musim 2021-2022. Prestasi tersebut sekaligus membawa klub Jerman itu kembali berlaga di Liga Champions setelah absen selama beberapa dekade.
Kesuksesan serupa juga ia ulangi di Inggris saat menukangi Crystal Palace. Ia mempersembahkan gelar mayor pertama dalam sejarah klub berupa trofi Piala FA usai menaklukkan Manchester City di partai puncak, disusul kemenangan di ajang Community Shield.