Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / liga italia / Kisah Kontroversial Antonio Cassano,...
LIGA ITALIA

Kisah Kontroversial Antonio Cassano, Si Anak Ajaib dari Bari

By Aat Jati Pamungkas • 2 min read • 13 Agustus 2026
Mantan penyerang Timnas Italia Antonio Cassano saat menjalani karier profesionalnya

Mantan penyerang Timnas Italia Antonio Cassano saat menjalani karier profesionalnya

Kisah perjalanan Antonio Cassano di dunia sepak bola profesional selalu menarik perhatian publik berkat kombinasi antara bakat luar biasa dan perangai temperamentalnya. Lahir di Bari, Italia, penyerang yang dijuluki Fantantonio ini memulai langkah awalnya dari jalanan sebelum akhirnya menembus level tertinggi sepak bola Eropa bersama klub-klub besar.

Bakat emas Cassano mulai mencuat ketika ia membela klub masa kecilnya, Bari. Pada usia 17 tahun, ia mencetak gol penentu kemenangan yang ikonik saat menghadapi Inter Milan pada Desember 1999. Kontrol bola memukau serta kemampuan melewati pemain bertahan membuat namanya langsung dielu-elukan sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Italia.

Performa impresif tersebut mengantarkannya hijrah ke AS Roma pada tahun 2001 dengan biaya transfer fantastis kala itu. Bersama Giallorossi, ia sukses meraih gelar Supercoppa Italiana serta dua kali dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Serie A, meski periode tersebut juga diwarnai sejumlah gesekan dengan sang pelatih, Fabio Capello.

Petualangan karier Cassano kemudian berlanjut ke raksasa Spanyol, Real Madrid, pada Januari 2006. Di Santiago Bernabeu, ia turut merasakan gelar juara La Liga, namun penampilannya kerap terganggu oleh masalah kebugaran dan kedisiplinan sebelum akhirnya memutuskan kembali berkarier di Italia.

Jejak Prestasi dan Kontroversi Sang Fantantonio

Kembali ke Italia dengan memperkuat Sampdoria menjadi titik balik bagi performa gemilang Cassano. Berduet apik dengan Giampaolo Pazzini, ia mampu membawa klub asal Genoa tersebut tampil kompetitif di papan atas Serie A dan mencapai final Coppa Italia.

Tidak hanya bersinar di level klub, Cassano juga menjadi bagian penting Timnas Italia dengan mencatatkan 39 penampilan serta mencetak 10 gol. Ia turut membawa Azzurri meraih posisi runner-up pada ajang UEFA Euro 2012 dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Italia di turnamen tersebut.

Sikap temperamental yang kerap ditunjukkannya bahkan melahirkan istilah baru dalam dunia sepak bola Italia bernama cassanata, sebuah sebutan yang sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sejalan dengan semangat tim.

Meski diwarnai berbagai drama di luar lapangan, kiprah Antonio Cassano tetap dikenang sebagai salah satu pemain paling menghibur dan berbakat yang pernah dilahirkan oleh sepak bola Italia dalam beberapa dekade terakhir.

Topics
antonio cassano as roma real madrid sampdoria serie a timnas italia sepak bola profil pemain
Jurnalis Liga Italia & Serie A

Aat Jati Pamungkas adalah jurnalis sepak bola yang berbasis di Yogyakarta dengan spesialisasi pada Liga Italia atau Serie A. Ia memiliki pemahaman mendalam tentang taktik sepak bola Italia, dinamika klub-klub besar seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan Napoli. Tulisannya menghadirkan analisis tajam dan berita terkini dari kompetisi paling taktis di Eropa.