SS Virtus Lanciano 1924 adalah klub sepak bola asal Lanciano, Abruzzo, Italia, yang saat ini mengalihkan fokus penuh untuk berkompetisi dan membina pemain di level sepak bola usia muda. Klub yang identik dengan warna kebesaran merah dan hitam ini memiliki rekam jejak yang cukup menarik dalam peta persaingan kompetisi sepak bola di Negeri Pizza.
Berdasarkan sejarahnya, klub ini didirikan pada tahun 1919 dan sempat mengalami proses pendirian ulang pada tahun 2008 menyusul kebangkrutan yang dialami oleh entitas sebelumnya, S.S. Lanciano S.r.l. Melalui pemanfaatan regulasi Pasal 52 N.O.I.F., manajemen baru mendirikan S.S. Virtus Lanciano 1924 dan berhasil mengambil alih gelar olahraga tersebut untuk melanjutkan kiprahnya di kancah sepak bola nasional.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePuncak pencapaian klub terjadi pada musim 2011 hingga 2012 ketika mereka sukses meraih tiket promosi ke Serie B untuk pertama kalinya dalam sejarah di bawah arahan pelatih Carmine Gautieri. Di musim debutnya pada kompetisi kasta kedua tersebut, mereka mampu tampil kompetitif dan mengamankan posisi di papan tengah klasemen akhir secara aman.
Klub ini juga sempat mencuri perhatian nasional pada akhir tahun 2013 di bawah kepelatihan Marco Baroni, di mana mereka secara mengejutkan memimpin puncak klasemen Serie B tanpa terkalahkan hingga akhir bulan Oktober. Namun, perjalanan gemilang tersebut harus terhenti setelah mereka terdegradasi pada musim 2015 hingga 2016 serta mengalami kendala finansial dan administratif.
Transformasi dan Fokus Baru Virtus Lanciano pada Pembinaan Usia Muda
Menghadapi berbagai masalah keuangan dan administratif yang pelik, manajemen Virtus Lanciano akhirnya memutuskan untuk tidak mendaftarkan tim utama ke kompetisi Lega Pro musim berikutnya. Langkah tersebut membuat skuad utama harus tersingkir sepenuhnya dari piramida kompetisi resmi liga sepak bola profesional Italia.
Kendati demikian, eksistensi klub tidak benar-benar padam karena mereka tetap konsisten mengelola dan menjalankan akademi serta tim-tim usia muda. Hingga musim 2020 hingga 2021, program pembinaan pemain muda tersebut masih berjalan di bawah naungan resmi nama klub.
Selain itu, dinamika sepak bola di kawasan Lanciano turut diramaikan dengan kemunculan klub penerus tidak resmi, yaitu A.S.D. Lanciano Calcio 1920 yang bertransformasi dari A.S.D. Marcianese. Klub baru tersebut sempat menggelar laga derbi lokal melawan tim usia muda Virtus Lanciano yang masih aktif.
Hingga saat ini, warisan sejarah SS Virtus Lanciano 1924 tetap dikenang oleh para pendukung setianya di Abruzzo sebagai salah satu warna tersendiri dalam sejarah perjalanan kompetisi sepak bola profesional maupun pembinaan usia muda di Italia.