Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / liga italia / Profil Klub Ternana Calcio,...
LIGA ITALIA

Profil Klub Ternana Calcio, Perjalanan Panjang Si Merah Hijau

By Aan Sukrisna • 3 min read • 13 Agustus 2026
Stadion Libero Liberati markas klub sepak bola Ternana Calcio di Italia

Stadion Libero Liberati markas klub sepak bola Ternana Calcio di Italia

Profil klub Ternana Calcio mencakup sejarah panjang perjalanan tim sepak bola asal Kota Terni, Umbria, Italia, yang dikenal dengan warna kebesaran merah dan hijau. Klub yang bermarkas di Stadio Libero Liberati ini pertama kali didirikan pada tahun 1925 sebelum akhirnya harus mengakhiri perjalanan panjangnya melalui proses likuidasi pada tahun 2026.

"Ternana Calcio merupakan satu-satunya klub profesional di Italia yang menggunakan kombinasi warna unik merah dan hijau, serta memiliki basis pendukung fanatik berhaluan kiri yang dijuluki The Freak Brothers," tulis laporan mengenai identitas klub.

Sepanjang sejarahnya, klub yang memiliki julukan I Rossoverdi dan Le Fere ini sempat mencatatkan beberapa pencapaian penting di kompetisi sepak bola Italia. Mereka tercatat pernah merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Serie A sebanyak dua musim, masing-masing pada periode 1972-1973 serta 1974-1975, di samping puluhan musim berkompetisi di Serie B.

Sebagai tim pertama dari wilayah Umbria yang berhasil menembus Serie A, Ternana juga memiliki rivalitas lokal yang sengit dengan klub tetangga yakni Perugia. Perjalanan klub ini diwarnai oleh berbagai dinamika, mulai dari beberapa kali kebangkrutan, proses pendirian ulang, hingga naik turun di berbagai divisi liga profesional Italia.

Jejak Sejarah dan Dinamika Kompetisi Ternana Calcio

Dinamika perjalanan klub ini bermula dari penggabungan antara Terni Football Club dan Unione Sportiva Ternana pada tahun 1925 dengan nama awal Terni F.B.C. Setelah sempat mengalami beberapa kali pembubaran akibat masalah finansial dan berganti nama, klub ini konsisten berjuang di kasta-kasta bawah hingga menengah Liga Italia.

Pada musim 1971-1972, di bawah arahan pelatih Corrado Viciani, Ternana sukses menjuarai Serie B untuk pertama kalinya dan promosi ke Serie A. Kendati demikian, kiprah mereka di papan atas tidak bertahan lama karena langsung harus kembali turun ke Serie B pada musim berikutnya.

Klub sempat beberapa kali mengalami krisis keuangan berat yang berujung pada kebangkrutan, termasuk pada tahun 1987 dan 1993. Namun kecintaan masyarakat Terni selalu berhasil menghidupkan kembali klub kesayangan mereka melalui proses refoundation agar tetap bisa berkompetisi di kancah sepak bola nasional.

Pada era modern, kepemilikan klub sempat berpindah tangan ke Stefano Bandecchi selaku pemilik Universitas Niccolò Cusano pada tahun 2017. Menjelang akhir eksistensinya, Ternana menghabiskan musim-musim kompetisi di Serie C Grup B hingga akhirnya lembaran sejarah klub resmi ditutup lewat likuidasi.

Topics
ternana calcio serie c serie b i rossoverdi stadio libero liberati sepak bola italia terni klub italia
Jurnalis Sepak Bola & Liga Inggris

Aan Sukrisna adalah jurnalis sepak bola yang berbasis di Bandung dengan fokus utama pada Liga Inggris dan kompetisi Eropa. Berbekal pengalaman meliput berbagai pertandingan besar, ia menyajikan berita akurat tentang Premier League, transfer pemain, dan analisis taktik pertandingan. Dedikasinya pada dunia sepak bola membuat tulisannya selalu dinanti penggemar sepak bola Indonesia.