Klub sepak bola asal Spanyol CD Alcoyano berbasis di Alcoy dalam wilayah otonomi Valencia dengan sejarah panjang yang mewarnai perjalanan kompetisi sepak bola negeri matador. Didirikan pada tahun 1928 setelah merger antara klub Levante dan Racing, klub ini kini berkompetisi di ajang Segunda Federación Grup 3 dengan memainkan laga kandang di Estadio El Collao yang memiliki kapasitas 4.850 penonton.
Perjalanan sejarah CD Alcoyano mulai mencatat tonggak penting ketika klub ini pertama kali promosi ke Segunda Division pada tahun 1942 sebelum akhirnya menembus kasta tertinggi La Liga untuk pertama kalinya pada tahun 1945. Pada musim 1947 hingga 1948, klub mencatatkan pencapaian terbaik dalam sejarahnya dengan bertahan di divisi utama dan finis di posisi ke-10, bahkan berada di atas posisi Real Madrid.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSetelah dekade kejayaan tersebut, CD Alcoyano lebih sering menghabiskan waktu bertanding di kompetisi divisi tiga dan divisi empat liga sepak bola Spanyol selama empat puluh tahun berikutnya. Meski demikian, klub berjuluk El Collao ini sempat kembali mencicipi atmosfer Segunda Division pada musim 2011 setelah memenangkan laga play-off promosi yang dramatis.
Nama CD Alcoyano semakin melekat di ingatan publik sepak bola dunia ketika mereka mencetak sejarah gemilang pada 20 Januari 2021 dalam ajang Copa del Rey. Klub yang saat itu berada di kasta bawah secara mengejutkan sukses menyingkirkan raksasa sekaligus juara bertahan La Liga Real Madrid dengan skor tipis 2-1 di kandang sendiri.
Perjalanan Panjang Klub Spanyol CD Alcoyano
Eksistensi CD Alcoyano di kancah sepak bola Spanyol tidak lepas dari proses panjang transformasi manajerial hingga resmi menjadi perusahaan terbuka berbentuk Sociedad Anonima Deportiva pada 1 Agustus 2014. Transformasi ini menjadi landasan profesionalisme klub dalam mengelola pembinaan pemain serta menghadapi persaingan ketat di kompetisi domestik.
Sepanjang sejarah pendiriannya, klub ini telah melahirkan banyak momen ikonik termasuk penampilan impresif di turnamen Copa del Rey musim 2005 ketika mereka sukses membantai RCD Mallorca dengan skor telak 4-1. Meski akhirnya harus tersingkir tipis di tangan Atletico Madrid pada babak berikutnya, daya juang tim selalu mendapat apresiasi tinggi dari para pendukung setianya.
Stadion kebanggaan mereka, Estadio El Collao, selalu menjadi saksi bisu dari berbagai kejutan yang diciptakan oleh para pemain saat menghadapi tim-tim besar dari divisi teratas Liga Spanyol. Atmosfer stadion yang intim dan fanatik memberikan keuntungan tersendiri bagi klub setiap kali menggelar pertandingan di kandang.
Dengan warisan sejarah yang kaya sejak tahun 1928, CD Alcoyano terus berupaya menjaga konsistensi prestasi di kasta sepak bola Spanyol sekaligus mempertahankan reputasi sebagai pembunuh raksasa yang disegani dalam sejarah Copa del Rey.