Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / berita / Mengenal Space Advertising, Tren...
BERITA

Mengenal Space Advertising, Tren Iklan Luar Angkasa

By Redaksi Nysha Lilly • 2 min read • 6 Agustus 2026
Ilustrasi satelit dan roket yang melintas di orbit luar angkasa

Ilustrasi satelit dan roket yang melintas di orbit luar angkasa

Space advertising adalah praktik periklanan di luar angkasa yang biasanya dilakukan melalui penempatan produk selama misi penerbangan luar angkasa berawak. Praktik inovatif ini terbagi menjadi dua kategori utama, yakni obtrusive dan non-obtrusive, yang masing-masing memiliki karakteristik dan tingkat visibilitas berbeda bagi masyarakat di bumi.

Obtrusive space advertising mencakup iklan di luar angkasa yang dapat dilihat langsung oleh individu di permukaan bumi tanpa bantuan teleskop atau perangkat teknologi lainnya. Jenis iklan ini diatur ketat oleh hukum nasional maupun internasional karena memicu kekhawatiran terkait potensi sampah antariksa serta gangguan terhadap observasi astronomi dari bumi.

Sebaliknya, non-obtrusive space advertising merujuk pada segala bentuk iklan di luar angkasa yang tidak mencolok secara visual bagi pengamat di permukaan bumi. Contoh dari kategori ini meliputi penempatan logo perusahaan pada pakaian antariksa astronot, satelit komunikasi, hingga badan roket peluncur.

Sejak era perlombaan antariksa dan bubarnya Uni Soviet, eksplorasi iklan berbasis ruang angkasa mulai dilirik sebagai pemanfaatan orbit yang bersifat non-militer. Salah satu tonggak sejarah terkenalnya adalah peluncuran mobil Tesla ke orbit oleh perusahaan dirgantara SpaceX milik Elon Musk.

Tantangan Biaya Tinggi dan Regulasi Global

Keunggulan utama yang ditawarkan oleh metode periklanan luar angkasa ini adalah skala jangkauannya yang sangat luas melintasi berbagai negara. Jutaan orang berpotensi terpapar oleh pesan iklan yang mengorbit bumi secara langsung, meski biaya awal yang tinggi masih menjadi hambatan utama.

Mahalnya biaya peluncuran orbital yang mencapai jutaan dolar Amerika Serikat per peluncuran membuat proyek iklan komersial semacam ini jarang dilakukan. Sebagai gambaran nyata, tarif dasar SpaceX untuk mengirimkan objek ke ruang angkasa dimulai dari angka USD 67 juta.

Selain persoalan biaya, perbedaan regulasi antarnegara turut menjadi tantangan besar bagi periklanan obtrusive yang melintasi batas yurisdiksi teritorial bumi. Uni Eropa secara tegas melarang iklan produk tembakau atau minuman beralkohol, sementara Irlandia melarang iklan yang dianggap melemahkan otoritas publik.

Isu hukum lainnya mencakup hak properti warga bumi yang merasa terganggu oleh cahaya terang satelit iklan komersial tanpa adanya persetujuan. Di sisi lain, International Astronomical Union juga memperingatkan bahwa material reflektif pada satelit buatan dapat mengganggu pengamatan astronomi global.

Topics
space advertising luar angkasa teknologi satelit spacex nasa regulasi astronomi
Tim Jurnalis Olahraga Terkemuka

Redaksi Nysha Lilly adalah tim jurnalis olahraga profesional yang berdedikasi menyajikan berita dan analisis sepak bola serta berbagai cabang olahraga lainnya. Dari Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, hingga kompetisi internasional, kami hadir untuk pecinta olahraga Indonesia dengan informasi akurat, cepat, dan terpercaya.