Profil Sergio Batista, mantan gelandang timnas Argentina, mencatatkan tinta emas sebagai salah satu pesepak bola legendaris yang sukses membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko. Lahir pada 9 November 1962, pria yang memiliki nama lengkap Sergio Daniel Batista ini dikenal sebagai pengatur lini tengah yang cerdas dan tangguh.
Karier gemilangnya di level klub banyak dihabiskan bersama Argentinos Juniors, di mana ia berhasil meraih gelar juara Argentine Primera Division dan Copa Libertadores pada pertengahan dekade 1980-an. Berkat penampilan impresifnya tersebut, ia mulai dilirik untuk memperkuat skuad Albiceleste dan menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih Carlos Bilardo.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSelama memperkuat timnas Argentina, Batista mencatatkan 39 penampilan resmi dari rentang tahun 1985 hingga 1990. Ia tampil di setiap pertandingan penting termasuk saat Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 1986 serta menjadi bagian dari skuad yang finis sebagai runner-up pada Piala Dunia 1990.
Setelah gantung sepatu sebagai pemain, Batista memutuskan untuk melanjutkan dedikasinya di dunia sepak bola dengan beralih profesi menjadi seorang pelatih profesional. Ia menukangi berbagai klub sebelum akhirnya dipercaya untuk memegang kendali di tim nasional kelompok umur.
Transformasi Sukses Sergio Batista dari Lapangan ke Kursi Pelatih
Transformasi sukses Sergio Batista berlanjut ketika ia ditunjuk menangani timnas U-20 Argentina dan sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Olimpiade 2008 di Beijing. Prestasi gemilang tersebut membuka jalan baginya untuk diangkat menjadi pelatih kepala timnas senior Argentina.
Selama masa kepelatihannya di timnas senior, Batista sempat mempersembahkan kemenangan penting atas tim-tim besar dunia seperti kemenangan 4-1 atas juara bertahan Spanyol serta kemenangan dramatis 1-0 atas rival abadi Brasil melalui gol tunggal Lionel Messi.
Meskipun perjalanannya sebagai pelatih timnas senior harus berakhir pada Juli 2011 setelah hasil kurang memuaskan di ajang Copa América, kontribusi besar Batista bagi persepakbolaan Argentina tetap dikenang sepanjang masa.
Hingga saat ini, nama Sergio Batista tetap dihormati sebagai salah satu figur penting yang memberikan pengaruh besar baik sebagai pemain pilar maupun juru taktik di kancah sepak bola internasional.