Profil Sergio Livingstone, penjaga gawang legendaris asal Chile, dikenang sebagai salah satu ikon sepak bola paling berpengaruh di kawasan Amerika Selatan. Lahir pada 26 Maret 1920, pemain yang akrab disapa dengan julukan El Sapo atau si katak ini tidak hanya bersinar di lapangan hijau, tetapi juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang jurnalis olahraga terkemuka.
Perjalanan karier profesional Livingstone sebagian besar dihabiskan bersama klub CD Universidad Católica di Santiago sejak tahun 1938 hingga 1959. Di level internasional, ia mencatatkan 52 penampilan bersama timnas Chile dan tampil dalam tujuh edisi Copa América serta Piala Dunia 1950 di Brasil.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeBahkan, IFFHS menempatkan namanya sebagai penjaga gawang terbaik ke-9 di Amerika Selatan pada abad ke-20 berkat penampilan konsisten dan berbagai rekor yang dicetaknya di turnamen kontinental. Ia juga dikenang sebagai kiper pertama yang mengenakan kaos lengan pendek dalam ajang Piala Dunia, sebuah gaya yang baru menjadi tren puluhan tahun kemudian.
Setelah memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola, Livingstone beralih profesi menjadi jurnalis olahraga dan figur televisi populer di Televisión Nacional de Chile selama lebih dari enam dekade hingga akhir hayatnya pada 11 September 2012.
Jejak Prestasi Sergio Livingstone di Lapangan Hijau
Jejak prestasi Sergio Livingstone di dunia sepak bola dimulai ketika ia memperkuat lini pertahanan CD Universidad Católica dan mempersembahkan gelar juara liga nasional pada tahun 1949 serta 1954.
Selain membela klub kebanggaannya tersebut, Livingstone juga sempat merumput di Argentina bersama Racing Club pada tahun 1943 sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Chile karena alasan sentimental.
Kontribusi besarnya bagi persepakbolaan Chile membuatnya dinobatkan sebagai pemain dengan caps terbanyak bagi negaranya hingga rekor tersebut terpecahkan pada tahun 1962.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasanya yang luar biasa bagi dunia olahraga, pemerintah setempat mengabadikan namanya pada sebuah jalan di distrik Independencia, Santiago, pada tahun 2009.